Jurnal Kalijaga: Journal of Communication Media Tradisional sebagai Media Komunikasi Pembangunan Masyarakat Titidu Gorontalo ( terindeks SINTA 3)
Paper ini bertujuan untuk mengetahui tradisi suku Gorontalo sebagai media
komunikasi tradisional berperan dalam pembangunan di Desa Titidu.
Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap
34 narasumber yang di dapat dari teknik sampling purposive. Penelitian
ini juga dilengkapi dengan kajian pustaka untuk memperdalam data serta
pengolahan data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan
menunjukkan keberadaan media tradisional yang masih bertahan di Desa
Titidu bertujuan untuk melestarikan tradisi masyarakat suku Gorontalo yang
menempatkan adat bersendikan syara’ dan syara’ bersendikan kitab Allah
sebagai pandangan hidup, sehingga secara kultural masyarakat Gorontalo
sangat menghargai tradisi-tradisi terutama yang bernuansa Islami. Tradisi
tersebut berhubungan dengan adat istiadat berupa upacara pernikahan,
penobatan dan penyambutan pejabat, pemakaman, pengguntingan rambut
serta pembeatan. Kesenian berupa dzikir (diikili), burdah (buruda), dana-dana dan zamrah. Gerak atau olahraga tarian seperti langga, longgo, dan
sastra berupa prosa maupun puisi. Dengan menerapkan komunikasi antar
pribadi, kelompok, bebas dan sosial untuk mensosialisasikan pembanguan
daerah pada bidang inovasi (kesehatan, pendidikan, bela negara, kesenian,
pembangunan), kebijakan pemerintah, pertanggungjawaban program
dalam sambutan kepala desa.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain