Text
Jurnal Kalijaga: Journal of Communication Komunikasi Pernikahan Beda Budaya (Studi Komunikasi Antarpribadi Pasangan Arab Alawiyyin dan Non-Alawiyyin di Kampung Arab Solo, Jawa Tengah) (Terindeks SINTA 3)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses, hambatan komunikasi, dan adaptasi yang dilakukan oleh
pasangan beda budaya antara Arab Alawiyyin dan Non-Arab Alawiyyin dalam kehidupan pernikahannya. Komunikasi
merupakan kunci utama dalam sebuah pernikahan. Apalagi dalam sebuah pernikahan antar dua orang berlatar budaya
berbeda, komunikasi antarpribadi menjadi hal yang penting untuk mencapai keharmonisan dalam sebuah keluarga. Penelitian
ini merupakan studi fenomenologi yang bertujuan untuk mengetahui pengalaman subjektif komunikasi antarpribadi
pasangan pernikahan Arab Alawiyyin dan non-Alawiyyin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi
pasangan Arab Alawiyyin dan non-Alawiyyin berlangsung dengan harmonis karena adanya penyesuaian yang dilakukan sebelum dan selama masa pernikahan. Komitmen dan kesepakatan dibuat dan dinegosiasikan dengan komunikasi efektif antara keduanya. Hambatan komunikasi secara umum dapat diatasi dengan baik, meski saat awal pernikahan menjadi momen terberat untuk penyesuaian diri pasangan. Perbedaan budaya, adat istiadat, norma, dan nilai antar pasangan menjadi faktor lain yang menghambat komunikasi. Keterbukaan, empati, mindfulness, sensitivitas budaya, dan keterampilan komunikasi antarpribadi
efektif lainnya menjadi kunci keberhasilan dalam hubungan pernikahan antarbudaya. Selain itu, keluarga besar dan nilai-
nilainya menjadi faktor utama yang harus dikompromikan, terutama di momen-momen awal pernikahan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain